Lagi Baper

Baper… hmm basically gue bukan tipe orang yang baper-an tapi jika hal yang bisa menyebabkan baper terjadi beberapa kali, yaa terkadang gue bisa baper tanpa gue sadari.

Nowadays entah kenapa tingkat ke-baper-an gue meningkat pesat. Bahkan untuk sesuatu hal yang gak penting gue bisa jadi baper parah.

Gue bisa maklum, karena menurut gue itu manusiawi tapi yang bikin ribet itu baper yang terlalu over. Karena dampak terburuknya adalah gue jadi mikirin orang yang gue baper-in dan lambat laun muncul sesuatu yang umumnya disebut ketertarikan terhadap lawan jenis. Dan gue kurang suka jika hal itu sampai terjadi. Untuk saat ini gue tidak mau pusing dan galau untuk sesuatu hal yang gak pasti.

Menurut gue ini hanyalah perasaan yang bersifat sementara. Dan belum ada bukti konkrit yang menunjukkan bahwa orang yang gue baper-in juga memiliki perasaan yang sama, bisa jadi gue nya aja yang ke-geer-an ama dia.

Kalo pun iya dia juga punya perasaan yang sama ama gue, terus apa? Pacaran? Gue gak mau pacaran hanya untuk memenuhi hasrat sesaat doang atau hanya karena alasan saling suka ataupun supaya di cap laku or whatever. Sesuka-sukanya gue ama orang yang ditaksir, gue gak berminat memiliki ikatan yang tidak berarah seperti itu.

Dan sekarang gue udah terlanjur baper, dan gue rada sebel ama diri gue sendiri. Menurut gue ke-baper-an gue ini gak logis. Sekian curhatan hati seorang Quraeni wardhany, 20 thn.

Bandung, 13 Mei 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s