Not an end neither a start

Welcome junee! Welcome Ramadan!!

Banyak moment-moment yang tidak sempat dituliskan.. padahal banyak yang ingin diceritakan…

well… flashback satu-satu hehee

kemaren itu… hmm bukan kemaren sih sekitar pertengahan akhir bulan mei lupa tanggal berapa, aku ke jakarta, bertepatan dengan pelaksanaan Kunjungan Industri (KI) angkatan. Aku sengaja tidak ikut KI ke jogja maka dari itu kuputuskan mencari agenda lain sebagai pengisi waktu libur dan Alhamdulillah aku mendapatkan informasi bahwa ada workshop di Jakarta ditambah lagi pengisi materinya waw yauda deh ikutan hehe

aku percaya gaada yang sia-sia. Seneng banget bisa ikut workshop kemaren.. pertama, untuk pertama kalinya masuk ke gedung BEI. kedua, reuni dengan para alumni TTT. Ketiga, dapet ilmu baru tentang pasar modal dan inspirasi baru. Keempat, ketemu orang baru. Kelima, lebih produktif. Keenam, dunno what to say, just so happy then.

Semakin banyak tahu, semakin banyak pula yang tidak kuketahui.

Minggu selanjutnya diakhir mei aku bertemu dengan uplineku yang telah jauh-jauh dateng dari pekanbaru untuk mensharingkan ilmunya (dulu menetap di bandung namun hijrah ke PKU).

inshaaAllah bermanfaat dan berkah, itu yang kutekankan dalam hati guna menyemangati diriku sendiri. Hari itu aku mager banget tingkat maksimum untuk bepergian ke tempat dimana aku gatau harus naik angkot apa dan cara terefisien adalah gojek… ditambah kondisi finansialku tdk terllu baik saat itu, buat bayar gojek aja harus mencari harta karun yang terselip di kamar terlebih dahulu…

hasil adalah refleksi dari niat.

Alhamdulillah aku benar-benar mensyukuri pertemuanku itu… banyak ilmu dan ide-ide baru yang kudapatkan. Sungguh aku tidak menyesal telah menggunakan uang makanku… anggap saja aku sedang melakukan investasi jangka panjang dan aku percaya apa yang kulakukan adalah benar.

Besoknya aku mengikuti pertemuan hari kedua, kali ini di BIP (lebih dekat, irit ongkos, sekali naik angkot). Lulus diujian sebelumnya, muncul ujian soal baru. Jika kemaren uang sempat menyurutkan niatku, kali ini waktu berperan sebagai penguji. Sepulang kuliah sekitar jam 4an aku langsung berangkat karena tidak mau telat (janjian jam 4 sore). Bermodalkan uang 12ribu hasil minjem untuk ongkos pulang pergi aku berangkat. Ternyata aku yang pertama nyampe.. sejam kemudian barulah temen-temen seperjuanganku datang… sembari menunggu upline ku yang terjebak macet parah kita memanfaat waktu dengan berdiskusi, selfi dan curcol haaha sejam dua jam tiga jam tak kunjung datang… aku dan teman sekosanku memutuskan akan pulang jika sudah jam 9an.. tapi akhirnya kami memutuskan untuk menunda lebih lama lagi dan akan benar-benar pulang pukul 10.. untungnya uplineku datang disaat yang tepat sblm kami sempat pergi beliau datang… finally….

Sesi belajar pun dilanjutkan di hotel terdekat… untuk pertama kalinya di bandung, nginep di hotel hahahaaa sempet watir buat besok, karena harus balik pagi banget ke kosan dikarenakan ada kuliah pagi.. semoga aja udah ada angkotnya harapku.

Alhamdulillah… man jadda wa jadda.. sekali lagi Allah menunjukkan tidak akan ada yang sia-sia. Aku mensyukuri keikut-ikutanku.

Siang harinya aku mengikuti  pertemuan calon peserta magang perusahaan property dengan bermodalkan uang hasil minjem temen lagi untuk ongkos pulang pergi. Sedikit tidak sesuai ekspetasi. Aku mengira akan langsung pengarahan magang atau belajar atau apalah sejenisnya tapi ternyata hari itu adalah tahap awal seleksi magang dan untuk lulus ke tahap lebih lanjut ada persyaratan yang harus aku penuhi yaitu menjual, min berhasil menjual 2 tiket workshop. 10 orang pertama yang berhasil menjual sebelum tanggal 14 juni akan dinyatakan lolos sebagai peserta magang. Hmmm okay… sepertinya tidak sulit pikirku.

Dua hari setelahnya kumulai menjual secara online.. kusebar disemua grup dan medsos yang kupunya.. dan semua kontak yang kupunya di bbm, line secara personal satu-satu tidak peduli kenal atau tidak yang penting tersebar.. barangkali mereka berminat.. tapi hanya di read.. ku minta beberapa teman lamaku untuk menyebarkan informasi tsb ke grup-grup yang mereka punya..

Alhamdulillah keesokan harinya beberapa orang menghubungiku menanyakan perihal workshop tsb.. walaupun tidak langsung closing, Alhamdulillah beberapa hari kemudian aku berhasil menjual satu tiket. One step closer.. yeaayy.. I was totally happy. Rasanya berhasil closing itu terharu.. seneng pake banget.. that’s a simple thing but mean a lot. Aku yang sedang tidak memegang uang sepersen pun seperti mendapatkan suntikan dana tak terduga (setiap penjualan 1 tiket workshop akan mendapatkan komisi sebesar 200rb)

Kulakukan berbagai cara agar bisa closing lagi.. seperti melakukan propaganda, mem follow up orang-orang walaupun harus berakhir menyedihkan, gak di read.. a bit sad hahahaaa

3 juni 2016.. kubuka email dan I got an unpredictable news.. kongres di Korea yang akan kuikuti tiba-tiba di cancel karena ada beberapa kendala di pihak penyelenggara… sedih.. tentu saja.. hmm… yasudahlah mungkin aku msih blm pantas mendapatkan kesempatan itu dan kujadikan kebatalan ini sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik dan istiqomah dalam ibadah… *mgkn ini tamparan bagiku karena melalaikan solat*

Hari pun berlalu… tidak ada lagi yang bertanya tentang workshop.. kumulai bingung dan tak tau lagi harus melakukan apa… cara apalagi yang belum kulakukan? Gimana? Dan sejuta pertanyaan lainnya yang tak terjawab… huuffttt… sepertinya tidak ada harapan.. sepertinya… hmm yasudalah entahlah…

7 juni 2016, ramadhan fest… salah satu agenda ramadhan yang diselenggarakan oleh panitia p3r KMI Libaasuttaqwa… menghadirkan Ust. Tengku hanan attaki.

Aku tahu.. tapi lupa… aku sempat lupa astagfirullah… dalam keputus asaanku beberapa hari lalu, aku lupa meminta kepada Tuhan.. aku lupa bahwa keberhasilanku tidak bergantung kepada berapa banyak orang yang ku prospek.. berapa banyak strategi yang kulakukan.. atau pun berapa banyak closing…

tapi tentang izin Allah.. Apapun di dunia ini bergantung pada kehendak-Nya… kuasa-Nya.. karena tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah.. dan aku terlupa akan hal itu astagfirullah…

Aku yang lupa teringatkan kembali…

Alhamdulillah.. berkat rahmat Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang… tanggal 9 juni 2016 kuterima sms notifikasi dari bank.. perihal ada uang masuk.. aku pun bingung membacanya.. uang dari mana? Siapa yang ngirim? Salah transferkah atau gimana? Beberapa menit kemudian ada chat masuk dari seorang temanku yang mengatakan bahwa dia mau ikutan workshop yang kushare MashaAllah… aku terharu bacanya :’) sungguh Allah sangat baik kepadaku.. rejeki yang tidak kusangka-sangka…  Alhamdulillah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s