Hm…

Hmmm…

Hmmmm..

Hmmmmm…

Hm… 

Jika setumpuk ke-riweuh-an hati dan pikiran ini mampu menuliskan cuap-cuapnya sendiri tanpa perlu tangan menafsirkan arti dibaliknya.

Hmm..

Pelaut ulung tidak lahir dari lautan yang tenang. 

Kerendahan hati, ketulusan, dan kebijaksanaan tidak tumbuh sempurna dalam setahun. 

Tidak setiap hari hujan, tidak setiap hari cerah. Harus ada proses, harus ada alur, harus ada tahap. Sabar. .

Besarkan kapasitas, tingkatkan kualitas dan memantaskan diri. 

— 

*edisi lagi ruwet.., hebring dan risau sendiri.. Hm.. 

Merasa bersalah itu wajar, itu berarti acuh. Tidak ada amanah yang terlalu berat, karena amanah tidak pernah salah alamat. 

Merasa rumit itu juga wajar, karena itu konsekuensi dari semua pilihan yang kupilih. 

Merasa sepi itu juga sama wajarnya, karena manusia adalah makhluk sosial. Apalagi jika sedang berada dalam kondisi perlu teman bersama yg mendampingi suka dan duka. 
●   ●   ●   ●   ●

Merdeka❗mangats yaa 😘

Advertisements

8 thoughts on “Hm…

    • renii says:

      Hi fadel! Annyeong! Gmna kabarnya?
      Long time no chat&see hehe..
      Bkn puisi sih ini del, tp cuap-cuap perasaan ttg aktifitas di organisasi bercampur aktifitas non organ del.. Huufftt😷

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s