Such a long story

Lagi-lagi banyak hal yang terlewatkan.. Yang tidak sempat dituliskan.. Alhasil numpuk… Mengantri.. Waiting to be written. 

Well.. Mulai dari mana yaa? *udah lupa *terakhir nulis tentang apa sih? Tanggal berapa? *liet kalender. 

Dan aku lupa kemaren-kemaren pengen nulis apa -_- 

Yasudah yang ingat saja.. 

Di minggu kedua agustus… Yeaayy Alhamdulillah.. Kedua kalinya aku berhasil TUPO dan kali ini aku berhasil mendapatkan 2 gifts sekaligus dari Oriflame seneng terharu bahagia..hihi

Di minggu ketiga… Aku menghadiri kelas properti materi tentang investor yang disampaikan oleh Pak Rosihan. Aku datang sangat terlambat karena kesalahan eksternal faktor G, walaupun aku kehilangan lebih dari 40 menit.. Pesan-pesan dan isi materi tetap dapat kutangkap. Aku belajar banyak dari Pak Rosihan, banyak hal inspiratif yang bisa diteladani dari beliau.. Tips & trik yang sangat patut untuk ditiru. Beruntung & bersyukur aku tidak melewatkan kelas hari itu. Seperti habis kelas sebelumnya sembari menunggu gojek menjemput kuhabiskan waktu bersama dinta (sesama peserta workshop dulunya, dan join bareng di PPC sekaligus partner cerita).

Selasa, 23 Agustus adalah hari yang menguras isi perut. Pagi ke siang matkul distek teori, siang jam 1- jam 4 distek praktik, langsung lanjut UAS matkul Marketing dan selesai jam 5, selesai itu lanjut lagi pergi ke kantor PPC… Nyampe kosan tepar di ruang tamu… Yaa tepar sesaat.. Tengah malam selesai mengerjakan tugas kuliah aku kesulitan untuk tidur. Malam itu hari kelima aku begadang.. 

Kisah tragis hari rabu tanggal 24 Agustus bermula saat subuh.. Aku mengantuk dan berniat berbaring sebentar.. Kuturuti suara kecilku itu., tapi ternyata aku terbangun saat jam menunjukkan pukul 10 lewat -_- *shock bercampur pasrah pengen bolos aja.. Untung saja kuberhasil mengurungkan niatku membolos.. Sepanjang perjalanan ke kampus kukatakan dalam hati.. It’s better late sebagai bentuk usaha menghibur diri dan meminimalisir rasa khawatir.. Apa kata dosen? Dan sederatan pemikiran negatif lainnya. 

Sesampainya di ruang praktikum ku tidak langsung memohon ijin kepada dosen terkait saat memasuki kelas karna terlalu mager untuk masuk ke ruangannya… *yaa that was a mistake . And all disaster started then. Mengesalkan but yaa it’s my fault either. Nothing to blame. SKIP. 

Malam harinya masih dihari yang sama… Aku berniat membayar uang kosan. Kusiapkan uang 200ribu.. Sesuai kesepakatan awal dengan ibu kosan, aku hanya membayar setengahnya saja karena aku bekerja sebagai pembantu. 

*jedeer jedeer… Bak disambar petir.. Hal yang tidak kuharapkan terjadi.. 

Si ibu kosan mempertanyakan kenapa aku membayar setengah? Sembari menolak uang yang aku sodorkan. Aku jelaskan alasanku. 

“Ibu juga bersih-bersih”,jawabnya

Kutepis,”kenapa ibu bersih-bersih? Saya merasa tidak dihargai, kalau ibu tidak jadi mempekerjakan saya.. Ya bilang.. Secara tegas., agar saya tahu dan bla blaa..” 

Dan dia berkata,”bla bla…” 

“Yaudah.. Bu terima aja dulu sisanya, saya lunasi nanti.., dan sekarang saya berhenti”,tegasku.

Sejak saat itu hubunganku dengan ibu kosan memburuk.., ku merasa benar-benar sakit dan kecewa.. 

Besok paginya..si ibu mendatangi kamarku.. Mengomeli, mengkritisi kondisi kamarku yang memang sangat berantakan sembari menagih pelunasan kamarku dan meminta nomer orang tuaku saat itu juga dengan  intonasi memaksa..

Aku yang masih dengan perasaan jengkel dan kesal.

“akhir bulan saya mau pindah”, dumelku sembari memberikan nomer mamaku. 

“Alhamdulillah”,jawabnya 

“Reni mah jorok.., kata temen reni juga di kosan yang lama reni juga begini”, lanjutnya. 

temen? Oh mereka membicarakanku dibelakang. 

Rasa kecewaku semakin bertambah… Yasudahlah.. Ini pertanda aku masih banyak kekurangan yang harus diminimalisir

Di minggu keempat.. Sesi pertama praktik lapangan ngelisting,menghitung MPE. Sesi kedua kelas teori tentang negoisasi. Tidak ada yang istimewa hari itu.. Biasa saja.. Sampai ketika dinta mengajakku menemaninya bertemu buyer.. Bermodalkan motor minjem.. 

Macet, panas kendaraan, dan muter-muter karena salah jalan membuatku bete dan lebih banyak diam sembari mendengarkan dinta berbicara. 

Sampai pada akhirnya kita kehujanan basah kusup dan berteduh sembari makan bakso. Setidaknya moodku kembali baik saat hujan turun hehe.. 

Belum sempat melanjutkan perjalanan yang sebenarnya sebentar lagi sampai eh si buyer meng-cancel pertemuannya. 

Well… Hari itu kita balik ke hotel tempat workshop tanpa ada tatap muka dengan si buyer.. A bit sad but i didn’t feel so bad at all. I was happy then. Sepulang workshop mampir ke baltos membeli perlengkapan tugas distek. 

Seharusnya malam itu aku langsung ke tempat hajatan nikahan ponakan tapi aku terlalu mager.. Dan isi rumah biasanya ga kondusif kalo lagi acara keluarga.. Mau mandi harus ngantri. Mending aku datang besok subuh mandi di kosan.. Dateng ke sana tinggal duduk cantik heheh.

Minggu, 28 Agustus.. Hari H pernikahan ponakan. Usia ponakanku lebih tua dariku, dia kelahiran tahun 91. Dan calon suaminya kelahiran tahun 80., sebenarnya aku bingung memilih kata sapaan untuknya.. Haruskah kupanggil kak? Atau nak? 

Di tempat acara, saat prosesi akad nikah.. Dipisah menjadi dua pihak yaitu Pihak mempelai keluarga wanita, dan pihak mempelai keluarga pria. 

Dari sebrang kulihat para keluarga mempelai keluarga pria.. Sangat khas mencerminkan budaya melayu malaysia. *sebenarnya mah pengen cuci mata nyari yang seumuran.. Survey jodoh ahahha wkwk 

Proses pengucapan ijab qabul menggunakan bahasa arab sebagai bahasa pemersatu karena sang pria tidak bisa berbahasa indonesia dan tidak mungkin juga menggunakan bahasa melayu. 

Proses resepsi yaa seperti pada umumnya… Aku senang karena banyak makanan heheh.. 

Dan ternyata souvenir pernikahannya adalah kaos kaki yang terbuat dari serat bambu..

Aku hanya takjub saat mengetahui hal itu. Dalam hatiku berkata,”yaAmpun souvenirnya mahal bingitssss.. Kaos kaki serat bambu seharga 78rb diberikan secara cuma-cuma..tapi wajar sih.. Sekalian branding produk perusahaan sendiri”

Ada beberapa hal yang membuatku GR hari itu, tapi mungkin itu hanya ilusi.. Imajinasi kebaperanku saja. Hmm.. Mungkin. .

Btw btw masih banyak lagi yang harus diketik yaa?? Huuftt ceritaku masih panjang -_- 

A few days later… Aku mempersiapkan stand oriflame dievent kampusku but cancelled.. Istilah dalam properti di by pass hahaha. 

But fine.. Karena akhir agustusku ditutup dengan berita yang sangat membahagiakan.. Aku naik level di oriflame. For the first time.. Mendapatkan transferan langsung tunai ke rekening pribadi.. Terharu bahagia bangetss. Minggu pertama september diisi dengan mengikuti kegiatan oriflame yaitu welcome party C9. Rekognisi peraih titel baru and i was in yeaaay 😊 re charge semangat.. Yaa walopun such a shame moment happened then but i was fine. 

Masih diawal september lupa tanggal berapa..  I got a new buyer yuhuu~ yaaa walaupun broker juga yaa gak apa-apa deh at least i have done my first time. Ternyata teteh brokernya gak sendirian.. Dia bersama buyer asli.. Seharusnya aku bisa gerak cepat *re: nge by pass si teteh broker. Tapi enggak deh… Aku sadar diri & stay be good. Sadar, kalau masih beginner jangan sok-sok mau nikung.. Kedua, aku sendiri gak mau di by pass makanya aku gak mau nge by pass siapapun.. Rejeki tidak akan kemana.. I am totally believe that. 

Di tanggal 5 september, i was officially moved into new room yeayeay.. Dan ibu kosan baruku sangaat sangaat bisa diajak kerjasama dan pengertian. Aku ngobrol banyak tentang beliau.. Kisah beliau.. Perjalanan karirnya hingga cara beliau menjemput jodohnya hahahahaa… 

Tidak lupa kupromosikan diriku yang berjualan ini dan itu padanya.. Then kutawarkan juga diriku menjadi pembantu (lagi) dan tukang urut hahaha.. Tinggal nunggu panggilan saja wkwkwk..

Diminggu kedua september tepatnya hari sabtu, survey aset. Yaa belajar banyak hari itu… dan belajar menghadapi buyer untuk kedua kalinya.. Yang kedua ini cukup hmm yagitudeh karena rada banyak komentar tidak seperti buyer yang kuhadapi sebelumnya, kalem. Kesimpulan.. Sebelum berhadapan dengan buyer yaa prepare in segalanya.. Karena hari itu aku benar-benar tanpa persiapan apapun, hanya bawa diri -_- 

On the next day.. Aku mendadak mudik ke jakarta.. Aku mengira idul adha jatuh pada hari selasa.. Ternyata hari senin -_- untung tanteku menelpon dan menanyakan kapan pulang, karena jika tidak hhahaa entahlah apa yang akan terjadi padaku wkwkwkk.. Bermodalkan uang sisa-sisa berangkatlah daku ke jakarta dan endingnya gitulah bahagia hehee.. 

Udah ah sekian… 😊

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s