Hilang

Ini bukan cerita sedih, bukan pula cerita bahagia… 

Ceritaku kali ini berkaitan dengan cerita yang dulu pernah kutuliskan. Hmm.. Anggap saja ini lanjutan cerita tsb. 

Setelah beberapa kali negoisasi dan akhirnya terputus, komunikasi terhenti dengan maksud memberikan waktu kepada si buyer untuk membuat keputusan… Dan ku tidak mem follow up lagi… 

Sebenernya jemari ini gatel yaa.., pengen ngetik.. Iseng-iseng nanya gitukan yaa.. 

“Gimana pak? Mau yang mana jadinya?”,

Atau apalah gitu…

Tapi kuurungkan niatku itu.. Dan sampai pada akhirnya aku pun berangkat ke Solo untuk PKL. 

Ada rasa pengen nge follow up lagi..,, tapi lagi-lagi kuurungkan niatku itu.. *my trouble weakness.. is males 😑 

Beberapa minggu kemudian, akhirnya ku follow up juga.. Dan yaaa.. sudah memilih rumah yang lain.. 

A bit sad, but happy either.  


*in the same time i got a yes reply from another old buyer. Hanya menunggu waktu untuk bisa survey lalu menyegerakan akadnya. Semoga ku tidak kehilangan buyer (lagi).

Advertisements

4 thoughts on “Hilang

  1. mfadel says:

    Wow.. aku nggak tau kamu ikutan yang kayak gitu. Memang banyak jatuh bangun awalnya Quree dan tiap orang sukses pernah melewati jatuh yang kamu alami ini *kedip*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s