Jodoh

Menjadi mahasiswa tingkat akhir benar-benar menyebabkan seluruh pembahasanku, tema-tema postingan statusku, bahkan isi blog ku pun hampir tercemari oleh perihal jodoh things atau segala sesuatu yang bersifat perasaan ._.

dan akhirnya memunculkan image baru dimata teman-teman seangkatanku…. membuatku digolongkan ke dalam para mahasiswi yang paling sering membahas perkara jodoh -_-

sungguh, aku tidak bermaksud membahasnya tapi yaaa memang benar sih hahaha 😀

Entah apa yang membuatku begini, seingatku di semester lalu aku tak begini.. mungkin hanya terbawa suasana karena tingkat akhir identik dengan jenjang selanjutnya dan memang sudah masanya untuk mempertimbangkan seseorang secara serius.

Sudah menjadi kebiasaanku akhir-akhir ini, aku sangat rajin menulis postingan status.. tipe statusku pun terbagi dua jenis: status sedih terkait skripsi dan kuliah.., dan status merah jambu terkait jodoh thing..

bermula dari perkataan temanku, aku telah terlalu sering memposting status yang sedih-sedih… okee, aku pun berkomitmen kepada diri sendiri untuk tidak menuliskan yang sedih sedih.

dan baru-baru ini, temanku yang lain.. berkomentar.. “tuh kan jodoh again”… well, membuatku men challenge diriku sendiri untuk tidak menuliskan perihal jodoh thing sebagai status… selama dua bulan ini (sampai akhir agustus). kenapa cuma 2 bulan? ini tahap awal.. kalau berhasil ya dilanjutkan.. hahahahaa

mungkin aku terlihat se sering itu membicarakan perkara tsb dan sering baper, tapi jika ku bertanya kepada diri sendiri “jika seandainya, ada seseorang datang melamar apa yang terjadi?”

jawabannya mungkin aku akan terkena serangan jantung mendadak atau gak mau keluar kamar berhari-hari atau menangis…

dari statusku mungkin terkesan seperti seseorang yang sedang menunggu jodoh, dan ingin menikah.. padahal faktanya aku benar-benar tidak siap jika itu terjadi.

kusimpulkan aku terkena sindrom merah jambu akut ala mahasiswi… yang disebabkan teman seperjuanganku akan melangsungkan akad nikah setelah sidang/wisuda jika tidak berhalangan… hal tsb memunculkan perasaan ingin juga… yang ternyata bersifat sesaat.

mempertimbangkan seseorang secara serius dan menikah.., hmm.. sejauh mata memandang dan sejauh ini aku masih bingung hhahahaa… bukan hanya bingung tapi juga khawatir..

bingung akan menikah dengan siapa dan khawatir jika dia yang menikahiku nanti menyesal karena telah memilihku hahahahhaaa 😀

dibalik rasa baperku melihat postingan-postingan pernikahan tersembunyi ketakutan menikah yang mendalam :d

Pesan Abah Quraish Shihab terkait jodoh: link video

perihal jodoh, jangan dahulukan tanya pada akalmu.. tapi dahulukan tanya pada hatimu…

Jika hatimu telah berkenan, maka carilah pembenaran dari akal..

Jika kamu memulai dari akal… semua manusia itu memiliki kekurangan…

Advertisements

5 thoughts on “Jodoh

  1. Desfortin says:

    Hati2..takut slh ketik atau typo ntar ada kata jodoh yg masuk dlm skripsinya, 😂😂

    Klo udah waktunya sampai, yakin saja Anda tak bs menolak jodoh Anda, 😁

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s